TEORI PERMINTAAN, PENAWARAN, DAN KESEIMBANGAN PASAR
v PERMINTAAN
· Definisi
Permintaan (Demand)
Kemampuan untuk membeli barang
dan jasa pada tingkat harga yang berbeda dalam jangka waktu tertentu dikenal
sebagai permintaan (demand). Oleh karena itu, tiga hal penting terkait
dengan permintaan ini, yaitu:
a) Jumlah
yang diminta sebagai jumlah yang diinginkan.
b) Keinginan
tersebut di dukung oleh kemampuan untuk membeli.
c) Jumlah
barang yang diminta dalam satuan waktu, misalnya per hari, per minggu, per
bulan, dan per tahun.
· Kurva
Permintaan
Kurva permintaan ini dapat dilihat pada Gambar Kurva Permintaan di mana sumbu horizontal menunjukkan jumlah barang yang diminta (Q) dan sumbu vertikal menunjukkan timgkat harga (P).
Gambar Kurva
Permintaan
Perlu diingat bahwa kurva
permintaan hanya menunjukkan hubungan antara harga dan jumlah barang yang
diinginkan jika hubungan tersebut bersifat negatif, yang berarti jumlah barang
yang diinginkan juga meningkat ketika harga barang naik. Oleh karena itu, hukum
permintaan mengatakan bahwa kurva permintaan memiliki lereng negatif, atau
harga barang berbanding terbalik dengan jumlah barang yang diinginkan. Artinya,
jumlah barang A yang diminta rendah (Q0) ketika harganya tinggi (P0).
Sebaliknya, ketika harga P1 turun, jumlah barang A yang diminta
meningkat menjadi Q1.
Perhatikan contoh berikut ini.
Tabel : Permintaan Gula Pasir
|
Harga Per Kg (Rp) |
Jumlah Barang yang
Diminta (ton per hari) |
|
|
A |
Rp3000,- |
250 |
|
B |
Rp3500,- |
200 |
|
C |
Rp4000,- |
175 |
|
D |
Rp4500,- |
100 |
Jika data tersebut digambarkan ke dalam bentuk kurva, akan tampak seperti ini.
Gambar Kurva
Permintaan Gula Pasir
Contoh di atas menunjukkan bahwa
hubungan antara harga dan jumlah gula pasir yang diminta negatif. Dengan kata
lain, kenaikan harga gula pasir mengakibatkan penurunan jumlah gula pasir yang
diminta.
· Ciri-ciri
Kurva Permintaan
a) Kurvanya
berbentuk garis lurus.
b) Pergerakan
kurva permintaan dipengaruhi oleh jumlah permintaan barang atau jasa.
c) Harga
barang dengan jumlah barang berbanding terbalik.
d) Kurvanya
ber-slope negatif.
e) Bentuk
fungsi kurva permintaan ialah Q = a-bP.
· Hukum
Permintaan
“Apabila harga suatu barang
naik, jumlah barang yang diminta akan turun, dengan syarat ceteris paribus
(apabila hal-hal lain tetap)”. Dalam hal ini, yang dimaksud dengan
"hal-hal lain" adalah variabel lain dalam hukum permintaan yang dapat
mempengaruhi jumlah barang yang diminta selain harga barang tersebut. Contoh
dari variabel-variabel ini termasuk tingkat pendapatan konsumen, selera
konsumen, harga barang lain, jumlah penduduk, iklan, desain, saluran
distribusi, dan faktor lain yang dianggap dapat mempengaruhi permintaan.
· Faktor-faktor
yang Mempengaruhi Permintaan
a. Harga
Barang Lain
Harga barang lain juga dapat memengaruhi permintaan suatu
barang, tetapi kedua macam barang tersebut mempunyai keterkaitan. Keterkaitan
dua macam barang dapat bersifat substitusi (pengganti) dan bersifat komplemen
(penggenap).
b. Tingkat
Pendapatan Per Kapita
Berdasarkan sifat perubahan permintaan yang berlaku
apabila tingkat pendapatan berubah, berbagai barang dapat dibagi menjadi empat
golongan. Yang pertama adalah daya beli; tingkat pendapatan yang lebih tinggi
menunjukkan daya beli yang lebih besar, yang berarti permintaan terhadap suatu
barang meningkat. (1) barang rendah, adalah barang yang banyak dicari oleh
orang-orang dengan pendapatan rendah. Pembeli dengan pendapatan naik akan
mengurangi pengeluarannya untuk barang-barang rendah dan membeli barang-barang
dengan kualitas yang lebih baik. (2) barang esensial, yang merupakan barang
yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari orang. Pengeluaran seperti ini
tidak dapat berubah meskipun pendapatan meningkat. (3) Barang normal, barang
yang dibeli orang ketika permintaannya meningkat karena pendapatan. (4) Barang
mewah, barang yang dibeli orang ketika pendapatan mereka relatif tinggi.
c. Distribusi
Pendapatan
Distribusi pendapatan juga dapat mempengaruhi corak
permintaan terhadap berbagai jenis barang. Jika distribusi pendapatan diubah,
sejumlah besar pendapatan masyarakat yang tertentu akan menghasilkan corak
permintaan masyarakat yang berbeda.
d. Selera
Masyarakat
Selera masyarakat sangat memengaruhi keinginan orang
untuk membeli sesuatu. Kebiasaan atau pilihan mereka juga dapat memengaruhi
permintaan barang tersebut.
e. Jumlah
Penduduk
Meskipun pertumbuhan penduduk biasanya diikuti oleh
peningkatan kesempatan kerja, pertumbuhan penduduk tidak selalu menyebabkan
peningkatan permintaan. Oleh karena itu, lebih banyak orang yang menerima
pendapatan, yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat, yang pada gilirannya
akan meningkatkan permintaan.
f.
Perkiraan tentang Masa Depan
Ramalan bahwa lowongan kerja akan menjadi lebih sulit
diperoleh dan ekonomi akan mengalami resesi akan mendorong konsumen untuk
menghemat uang dengan membeli lebih banyak sekarang daripada di masa mendatang.
g. Usaha-usaha
Produsen Meningkatkan Penjualan
Dalam ekonomi kontemporer, dorongan penjual untuk membeli
barang memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat. Pengiklanan membuat
barang baru diketahui publik atau meningkatkan permintaannya.
· Sebab-sebab
Bergesernya Kurva Permintaan
Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran kurva
permintaan:
a) Harga
barang itu sendiri.
b) Harga
barang lain, yakni berupa barang pengganti (substitusi), barang pelengkap,
barang netral.
c) Pendapatan
para konsumen yang berdampak permintaan pada barang inferior, barang esensial,
barang normal, dan barang mewah.
d) Distribusi
pendapatan.
e) Cita
rasa atau selera masyarakat.
f) Jumlah
penduduk.
g) Kebijakan
ekonomi pemerintah.
h) Harapan
tentang masa depan.
· Pergeseran
Kurva Permintaan
1. Pergeseran
Kurva Permintaan ke Kiri
Kurva permintaan akan bergeser ke kiri apabila terjadi penurunan terhadap permintaan akibat beberapa faktor. Perhatikan kurva permintaan berikut ini:
Gambar Pergeseran Kurva Permintaan
Pada kurva ini dapat dilihat bahwa titik awal permintaan
barang X berada pada garis D kemudian berpindah ke kiri menjadi D1.
Hal tersebut disebabkan oleh adanya naiknya harga barang X yang awalnya 550
menjadi 700 sehingga membuat permintaan terhadap barang X yang awalnya 950
menjadi 750.
Akibat dari perubahan harga ini, membuat kurva permintaan
dari barang X bergeser ke kiri, dari garis D ke garis D2.
2. Pergeseran
Kurva Permintaan ke Kanan
Contoh pergeseran kurva permintaan dapat dilihat pada
gambar kurva sebelumnya. Berdasarkan gambar tersbeut, terlihat bahwa adanya
pergeseran kurva permintaan ke kanan yang diwakili oleh garis D2.
Harga dari barang X turun dari 550 menjadi 350. Hal ini
menyebabkan permintaan terhadap barang X naik, yang awalnya 950 menjadi 1300.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa
pergeseran kurva permintaan ke kanan menandakan adanya peningkatan permintaan
terhadap suatu barang.
v PENAWARAN
· Definisi
Penawaran
Sejumlah barang atau jasa yang
tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat
harga selama periode waktu tertentu dikenal sebagai penawaran (supply).
· Kurva
Penawaran
Kurva penawaran adalah kurva yang
menunjukkan hubungan antara harga dan jumlah suatu barang. Kurva ini memiliki
kemiringan (slope) positif, yang berarti bahwa garisnya dimulai dari kiri bawah
ke kanan atas.
Ini menunjukkan bahwa harga suatu
barang tertentu dan jumlah barang tersebut mempunyai hubungan yang searah. Oleh
karena itu, jumlah barang yang ditawarkan akan meningkat jika harga barang
tersebut meningkat, dan sebaliknya, jumlah barang yang ditawarkan akan menurun
jika harga barang tersebut menurun.
Berikut menjelaskan tentang
penawaran seorang konsumen. Harga barang berada dalam garis lurus (vertikal),
sedangkan kuantitas dari barang tertentu yang ditawarkan berada dalam garis
melintang (horizontal). Garis kemiringan dari arah kiri bawah kearah kanan atas
menghubungkan harga (price) dengan kuantitas barang yang diminta, yang
disebut sebagai kurva penawaran (supply curve).
Tabel : Skedule Penawaran Pakaian
|
Harga Pakaian (Per lembar) |
Jumlah Yang Ditawarkan |
|
Rp220.000,- |
12 |
|
Rp175.000,- |
9 |
|
Rp130.000,- |
6 |
|
Rp100.000,- |
4 |
|
Rp86.500,- |
3 |
|
Rp60.000,- |
1 |
· Gerakan-gerakan
Kurva Penawaran
1) Gerakan
Sepanjang Kurva Penawaran dan Pergeseran Kurva Penawaran
Analisis penawaran juga
memerlukan pembedaan antara pergerakan dan pergeseran kurva penawaran, seperti
halnya analisis permintaan. Pergerakan di sepanjang kurva penawaran
disebut sebagai pergerakan di sepanjang kurva penawaran yang disebabkan oleh
perubahan harga produk yang ditawarkan oleh produsen. Ini terjadi sesuai dengan
hukum penawaran, yaitu ketika harga barang naik, maka jumlah barang yang
ditawarkan juga akan bertambah, sehingga titik pada kurva penawaran bergerak ke
kanan, yang mengakibatkan pergerakan di sepanjang kurva penawaran.
Untuk lebih jelasnya, kami
tampilkan dalam contoh kurva berikut ini:
Gambar Pergeseran
Kurva Penawaran
Dalam kurva penawaran di atas,
diketahui bahwa harga pakaian naik misalnya dari titik A ke sebesar Rp60.000,-
ke titik B menjadi Rp86.500,-. Peningkatan harga pakaian ini mengakibatkan
jumlah penawaran pakaian bertambah dari 1 lembar menjadi 3, begitu pula dengan
dan terjadi pergerakan di sepanjang kurva penawaran yaitu dari titik C ke D dan
seterusnya.
2) Pergeseran
Kurva Penawaran
Selain itu, kurva penawaran dapat bergerak ke kanan atau ke kiri. Jumlah produk yang ditawarkan produsen telah berubah sebagai akibat dari berbagai faktor, kecuali faktor harga produk tersebut. Faktor-faktor ini termasuk harga input, teknologi, jumlah penjual, dan harapan. Contoh: Teknologi. Misalnya, dapat meningkatkan produktivitas produsen sehingga mereka dapat memproduksi lebih banyak barang daripada sebelumnya dengan jumlah faktor produksi tetap. Akibatnya, jumlah produk yang dijual meningkat, yang mengakibatkan kurva penawaran bergerak ke arah yang lebih baik.
Gambar Pergeseran
Kurva Penawaran ke Kanan dan ke Kiri
· Ciri-ciri
Kurva Penawaran
a) Kurvanya
berbentuk garis lurus.
b) Kurva
penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas.
c) Kurva
bergerak ke kanan ketika penawaran barang atau jasa meningkat.
d) Hubungan
yang berbanding lurus antara harga dan jumlah barang berarti bahwa jumlah
barang yang dijual akan meningkat jika harga barang naik, dan sebaliknya jika
harga barang turun, jumlah barang yang dijual juga akan menurun.
e) Kurvanya
ber-slope positif, menunjukkan hubungan yang berbanding lurus antara harga dan
jumlah barang. Ini terlihat ketika kurvanya bergerak dari kiri bawah ke kanan
atas..
f) Bentuk
fungsi kurva penawaran adalah Q = a + bP.
· Hukum
Penawaran
Hukum penawaran menjelaskan sifat
hubungan antara harga barang dan jumlah barang yang ditawarkan. Hukum penawaran
mengatakan “Apabila harga barang rendah maka jumlah barang yang ditawarkan
akan berkurang dan sebaliknya jika harga barang semakin tinggi maka jumlah
barang yang ditawarkan akan tinggi juga”. Penawaran barang akan bergerak
searah dengan tingkat harga yang terjadi, sehingga kurva penawaran dimulai dari
kiri bawah menuju ke kanan atas.
· Faktor-faktor
yang Mempengaruhi Penawaran
a) Harga
barang itu sendiri, yaitu harga barang yang sedang dianalisis.
b) harga
barang tambahan, yaitu harga barang selain barang yang dianalisis, baik sebagai
substutusi atau barang pengganti
c) Biaya
yang dibutuhkan untuk membuat barang dan jasa yang ditawarkan ke pasar dikenal
sebagai biaya produksi.
d) Tujuan
perusahaan. Memperoleh keuntungan adalah tujuan ekonomi perusahaan, tetapi
perusahaan juga memiliki tujuan sosial.
e) Tingkat
teknologi yang digunakan. Tingkat teknologi yang digunakan akan memengaruhi
kualitas dan harga produk yang dibuat.
v KESEIMBANGAN
PASAR
· Pengaruh
Demand dan Supply ke Atas Keseimbangan (Equilibrium)
Keseimbangan pasar terjadi ketika
fungsi permintaan dan penawaran berhubungan satu sama lain. Keseimbangan harga
di pasar adalah ketika harga permintaan dan penawaran sama. Ini terjadi ketika
Pd = Ps atau Qd = Qs. Saat fungsi
permintaan dan penawaran sama, keseimbangan pasar terjadi. Keseimbangan harga
adalah titik temu alami antara penawaran dan pemrintaan dalam mekanisme pasar.
Pembeli, atau permintaan, akan berusaha mendapatkan harga murah untuk barang
atau jasa berkualitas tinggi, sedangkan penjual, atau penawaran, akan berusaha
mendapatkan untung yang paling besar. Keseimbangan pasar adalah hasil dari
tarik-menarik antara penjual/penawaran dan pembeli/permintaan.
Saat ingin menentukan
keseimbangan pasar, maka dilakukan dengan memasukkan persamaan fungsi
permintaan dan juga fungsi penawaran dengan rumus matematis Qd = Qs
atau Pd = Ps. Atau dapat kita tulis sebagai berikut.
Qd = Qs
a – bPx = a + bPx
Dari rumus di atas akan menghasilkan harga keseimbangan pasar, yang kurvanya dapat digambarkan sebagai berikut.
Gambar Kurva Keseimbangan Pasar
Terdapat syarat-syarat yang perlu diperhatikan dalam
penentuan titik keseimbangan pasar, yaitu:
1. Titik
keseimbangan pasar hanya berlaku untuk nilai positif.
2. Hanya
titik di mana kurva penawaran dan permintaan memenuhi syarat untuk mencapai
keseimbangan pasar.
Akibat dari dua syarat di atas, kurva penawaran dan permintaan tidak
mungkin memiliki dua titik keseimbangan pasar; namun, fungsi permintaan dan
penawaran mungkin memiliki dua titik potong.
Sudrajat, Usep dan Suwaji. 2018. Ekonomi Manajerial. Yogyakarta: CV. Budi Utama.





.jpeg)
