Langsung ke konten utama

BAB XIII. DISTRIBUSI DAN PROMOSI PRODUK

Nama                       : Putri Ayunda Anggraeni

NIM                         : 222010200219

Kelas                        : 5A4 Manajemen

Dosen Pengampu    : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M

Mata Kuliah           : Manajemen Bisnis

          BAB XIII. DISTRIBUSI DAN PROMOSI PRODUK

Campuran Distribusi

           Keberhasilan produk tidak hanya bergantung pada bauran produk dan harga, tetapi juga pada bauran distribusi. Pentingnya saluran distribusi yang digunakan untuk menyalurkan produk kepada konsumen akhir, serta manfaat yang diperoleh konsumen dari perantara.

Perantara dan Saluran Distribusi

            Distribusi barang dan jasa dapat dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk agen, pialang, distribusi langsunh, dan grosir. Masing-masing saluran memiliki fungsi dan karakteristik unik yang mempengaruhi cara produk sampai ke konsumen.

Kelebihan dan Kekurangan Distribusi Tidak Langsung

            Distribusi tidak langsung memiliki kelemahan seperti harga yang lebih tinggi karena adanya markup dari perantara. Namun, perantara juga memberikan nilai tambah dengan menyediakan informasi dan produk sesuai kebutuhan konsumen.

Strategi Distribusi

            Terdapat tiga strategi distribusi: insentif, di mana produk didistribusikan melalui banyak saluran; ekslusif, di mana hak distribusi diberikan kepada sejumlah grosir atau pengecer terbatas; dan selektif, di mana perusahaan memilih pedagang tertentu untuk menjual produknya.

Konflik Saluran dan Kepemimpinan Saluran

            Konflik dalam saluran distribusi dapat terjadi ketika anggota tidak setuju mengenai peran atau imbalan. Dalam hal kepemimpinan, satu anggota saluran, sering kali produsen, dapat menentukan peran dan imbalan bagi anggota lainnya.

Peranan Pedagang Grosir

            Pedagang grosir berfungsi sebagai perantara yang membeli produk dari produsen untuk dijual kembali ke bisnis lain. Mereka menawarkan berbagai layanan, termasuk pengiriman dan informasi produk.

Penjualan Eceran

            Penjualan eceran mencakup berbagai jenis gerai fisik dan penjualan online. Penjualan B2C global menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan Amazon sebagai pemimpin pasar dalam penjualan online.

Distribusi Fisik

            Distribusi fisik melibatkan aktivitas untuk memindahkan produk dari produsen ke pelanggan, termasuk operasi pergudangan dan transportasi. Tujuannya adalah untuk memenuhi permintaan pelanggan secara efisien.

Operasional Pergudangan

            Penyimpanan merupakan bagian penting dari manajemen distribusi. Strategi pergudangan harus mempertimbangkan karakteristik dan biaya operasional untuk memastikan efisiensi dalam penyimpanan barang.

Operasi Transportasi

            Biaya transportasi adalah salah satu pengeluaran terbesar bagi perusahaan. Memilih metode transportasi yang tepat sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus menjaga biaya tetap rendah.

Distribusi melalui Rantai Pasokan

            Rantai pasokan berfungsi sebagai strategi pemasaran yang mengintegrasikan semua langkah distribusi untuk meningkatkan efisiensi dan nilai bagi konsumen.

Pentingnya Promosi

            Promosi adalah bagian integral dari strategi pemasaran yang membantu dalam menyampaikan nilai produk kepada konsumen. Campuran promosi yang baik akan meningkatkan efektivitas pemasaran.

Penjualan Pribadi

            Penjualan pribadi melibatkan interaksi langsung antara tenaga penjual dan calon pelanggan untuk memahami kebutuhan mereka. Ini adalah bentuk penjualan yang efektif dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Postingan populer dari blog ini

BAB III. KEWIRAUSAHAAN DAN KEPEMILIKAN BISNIS

Nama                              : Putri Ayunda Anggraeni NIM                                : 222010200219 Kelas                               : 5A4 Manajemen Dosen Pengampu      : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M Mata Kuliah               : Manajemen Bisnis      BAB III. KEWIRAUSAHAAN DAN KEPEMILIKAN BISNIS Apa itu Usaha Kecil?          Usaha kecil adalah jenis bisnis yang memiliki skala operasi, jumlah karyawan, dan pendapatan yang relatif kecil dibandingkan dengan perusahaan besar. Contoh: toko kelontong, tempat cuci kering, salon rambut yang dimiliki dan dioperasikan secara lokal. Pentingnya Usaha Kecil dalam Perekonomian...

BAB XIV. INFORMASI TEKNOLOGI (IT) UNTUK BISNIS

Nama                              : Putri Ayunda Anggraeni NIM                                : 222010200219 Kelas                               : 5A4 Manajemen Dosen Pengampu      : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M Mata Kuliah               : Manajemen Bisnis         BAB XIV. INFORMASI TEKNOLOGI (IT) UNTUK BISNIS Teknologi Informasi (TI)               Teknologi Informasi (TI) mencakup berbagai alat dan perangkat yang digunakan untuk membuat, menyimpan, bertukar, dan memanfaatkan informasi dalam berbagai bentuk. TI telah membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perdagangan elek...